Senin, 02 Mei 2016

Tidak takut Tuhan

Kita pasti sudah tidak asing lagi dengan kalimat "takut akan Tuhan". Biasanya kalau kita mendoakan atau mengharapkan seorang pemimpin seperti Presiden, Gubernur, Walikota, dsb kita selalu menyelipkan kalimat "semoga menjadi pemimpin yang takut akan Tuhan". Harapannya dengan takut akan Tuhan, segala keputusan yang diambil, segala perbuatan, tindakan, kata-kata dan pemikiran adalah hal yang baik. Intinya dengan menjadi pribadi yang takut akan Tuhan maka orang tersebut bertindak tidak hanya untuk kepentingan/keuntungan diri sendiri melainkan bisa menjadi pribadi yang memiliki dampak positif kepada sesamanya. Namun rupanya tidak begitu dengan Kanaya. Dia punya pendapat sendiri mengenai kalimat tersebut. Jadi suatu hari, gue lagi ngobrol-ngobrol santai sama Naya. Dan sebagai ibu yang baik, ceritanya gue menyelipkan pesan-pesan moral ditengah obrolan santai kita.
Gue : "Naya, harus jadi anak yang takut akan Tuhan"
Naya : "kenapa harus takut sama Tuhan? takut itu sama orang yang jahat, tapi Tuhan itu kan baik.
Mungkin ada sekitar 5-10 detik gue bengong mendengar respon jawaban Naya, tapi dari jawaban tersebut gue punya satu pemikiran baru yaitu jadilah pribadi yang respect terhadap Tuhan. Karena seperti yang Naya bilang Tuhan itu baik, kenapa harus takut dengan sosok yang baik? Lagipula kalau kita sekedar menaati perintah-Nya dengan dasar rasa takut, terkadang kita masih melakukan hal-hal yang sebenarnya dilarang oleh Tuhan secara "diam-diam". Namun jika kita menaruh respect terhadap Tuhan, maka kita menyadari betul bahwa sesungguhnya Tuhan sudah mengasihi kita. Sehingga sebagai anak yang sudah dikasihi sedemikian rupa kita secara sadar mau menyenangkan hati Tuhan dengan melakukan dan menaati segala perintah-Nya.

1 komentar: