Rabu, 27 April 2016

Balada Diet

Kebanyakan perempuan pasti mendambakan tubuh yang ideal. Segala cara diupayakan demi mencapai keinginan tersebut. Ada yang rajin berolahraga, melakukan diet ketat, sampai melakukan tindakan sedot lemak. Gue pun pernah (dan sampai saat ini) masih bercita-cita memiliki tubuh yang langsing. Dan salah satu upaya yang pernah gue lakukan adalah dengan melakukan diet dengan tidak mengkonsumsi karbohidrat (nasi) di waktu malam. Jadi biasanya kalau makan malam gue hanya memakan lauk pauknya saja, kebetulan malam itu menu yang tersedia di meja makan adalah menu sop jamur putih.
Naya : "amih, kenapa makannya gak pake nasi?"
Gue : "iya, amih masih kenyang" (karena malas kalau menjelaskan soal diet ke anak usia 4th saat itu)
Naya : "kalau kenyang, kenapa makan sop?"
Gue : *gigit sendok garpu*

Balada Hotel Tugu Malang

Desember 2015 kemarin The Ketje Family dan Oma Opa-nya Naya berlibur ke kota Malang di Jawa Timur dan kami menginap di hotel Tugu. Hotel ini penampilannya terbilang unik dan tidak biasa, bahkan banyak yang bilang angker dan menyimpan misteri. Kenapa begitu? karena interior hotel banyak dihiasi dengan barang-barang kuno dan yang paling terkenal sih di hotel tersebut disimpan satu lukisan putri raja gula Semarang "Oei Hui Lan" yang terlihat menyeramkan karena seolah-olah tatapan mata Oei Hui Lan bisa mengikuti orang yang memandang lukisan tersebut.
Selain lukisan Oei Hui Lan yang terkenal tadi, hotel Tugu juga dikenal dengan interior kamarnya yang berbeda antara satu kamar dengan kamar lainnya. Dan hal itu gue buktikan benar adanya, karena gue ngecek ke kamar bokap nyokap gue ternyata penampilannya berbeda banget sama kamar gue. Jadi bukan cuman perbedaan luas kamar, atau yang satu pakai sofa yang satunya enggak, yang satu ada bathup yang lainnya ga ada. Nah disaat gue lagi mengagumi banget keindahan dan keunikan hotel Tugu, gue bilang ke suami
Gue: "hotelnya keren banget ya"
Suami: "iya, gak serem kok. Kenapa orang-orang bilang serem sih?"
Gue: "iya bener kagak serem, lebih serem membina rumah tangga sama kamu"
-THE END-

Balada Odol

Seperti biasa setiap malam sebelum tidur, gue selalu mengajak Naya untuk sikat gigi terlebih dahulu. Dan gue boleh bangga akan kebiasaan yang gue tanamkan ini, karena sampai saat ini gigi Naya gak ada yang keropos.
Tapi entah kenapa malam itu ketika gue mengajak Naya untuk sikat gigi terjadi hal yang tidak diingikan (oleh gue). Padahal gue tidak merasakan firasat aneh sebelumnya.
Naya: "amih, odol itu ada expired nya gak?
Gue: "hmmm harusnya ada ya, tapi kok ga ada tulisannya (expired date) di kemasannya ya? hmm ada gak ya? hmmm hmmm gak tau deh
Naya: "coba tanya temen amih kali aja ada yang lebih pinter jadi tau deh odol itu ada expired date nya atau ga"
Gue *makanin odol*

Rock Paper Scissors

Kanaya itu memiliki energi yang sepertinya tidak pernah surut layaknya kelinci di iklan Energizer. Jujur aja gue terkadang males diajak main karena pengen leyeh-leyeh aja di kasur (bukan contoh Ibu yang baik, jangan ditiru). Nah suatu hari di kala kita duduk di tepi pantai seperti biasa Naya ngajak gue main, dan karena saat itu gue udah setengah mengantuk akhirnya gue ajak dia main permainan adu suit rock-paper-scissors dengan harapan gue bisa main sambil tidur-tiduran cantik di kasur. Dari beberapa kali adu suit, yang ada gue lebih sering kalah. Ini bukan sengaja ngalah kok, mungkin dewi fortuna lagi gak berpihak aja sama gue saat itu. Dan karena Naya takjub sendiri dengan kemenangannya yang berulang kemudian dia nanya ke gue, berikut cuplikan pertanyaannya yang bikin gue mendadak berubah jadi Glenn Fredly
Naya : "amih, kok sekarang kalau Naya main rock paper scissors sama amih, Naya lebih sering menang?
Gue : "ya karena Naya sekarang sudah semakin besar, jadi semakin pintar mainnya" (menjawab ala ibu bijak)
Naya : "amih juga udah besar kenapa gak pintar?"
Kemudian gue menyanyi "terserah kali ini sungguh aku tak mau peduli, ku tak sanggup lagi jalani kisah dengan mu"

Selasa, 26 April 2016

Intro

Hi semuanya, ini adalah blog kedua gue setelah baca tulis Di blog kedua ini, gue lebih fokus menuliskan ulang dialog/ pembicaraan/ diskusi/ celetukan diantara keluarga gue. Keluarga yang gue maksud disini adalah suami gue, s̶e̶l̶i̶n̶g̶k̶u̶h̶a̶n̶, anak gue, dan tentunya gue sendiri. Nih gue kasih liat foto keluarga gue yang sudah dua tahun belakangan gue labeli dengan sebutan The Ketje Family (foto ini diambil pas malam perayaan Imlek Februari 2016 kemarin di salah satu restaurant Chinese Food di daerah Kelapa Gading).
Sebenernya sejak anak gue (Kanaya, saat ini 5th) bisa ngomong lebih tepatnya bisa diajak ngobrol, gue udah lumayan rajin menuliskan ulang celotehannya di social media facebook yang gue kasih hestek #celotehNaya. Dan terkadang bukan cuman celotehan Kanaya aja yang gue posting, tapi ada juga pembicaraan dan diskusi absurd serta gak jelas antara gue dan suami. Celotehan-celotehan tersebut ada yang menghibur, ada yang berkesan meledek, namun gak sedikit juga yang bikin gue jadi intropeksi diri agar bisa menjadi amih (sebutan Kanaya buat gue) dan istri yang lebih baik lagi. Niatnya sih di blog kali ini gue akan lebih rajin update dan nulis, meskipun frekuensi nya akan sangat ditentukan dengan celotehan The Ketje Family yang gue nilai memang layak untuk gue posting di dunia d̶a̶l̶a̶m̶b̶e̶r̶i̶t̶a̶ maya. Dan berhubung blog ini baru dibikin, sementara gue udah sering posting #celotehNaya di medsos gue yang lain maka akan ada beberapa postingan yang lama dan cukup menarik akan gue tulis ulang disini ya. Semoga "Celotehan The Ketje Family" bisa memberikan warna baru di dunia penulisan blog Indonesia. Salam ketje!!